Perbedaan Depresi dan Gangguan Bipolar

Seperti apa Perbedaan Depresi dan Gangguan Bipolar ? Apa keduanya sama Gangguan Mental, dimanakah bedanya depresi dan bipolar ? Keduanya hampir mirip, berikut kami paparkan perbedaannya.

Kedua nya ini betul sama gangguan mental atau kelainan kejiwaan dan ini sangat berbeda, dimana anda tidak usah bingung akan ini. depresi yaitu perasaan putus asa terus menerus dan gangguan bipolar yaitu sama bisa memiliki perasaan putus asa dan kadang bersemangat secara bergantian atau bisa juga bersamaan

Apabila terjadi gangguan Depresi ini pada diri anda pasti akan sebabkan perasaan bersedih dan sering merasakan putus asa dan tidak ada minat lagi untuk hidup, dan dimana akan mempengaruhi pola tidur dan makan anda.

perbedaan-depresi-dan-gangguan-bipolar
https://pixabay.com/id/photos/gadis-sedih

ketika tidak dapat diatasi lebih awal dan menuju depresi berat akan timbul dan mengakibatkan si pengidap ini ingin melakukan percobaan untuk mengakhiri hidupnya karena merasa tidak berguna lagi

Sangat Berbeda dengan gangguan bipolar dimana terjadi perubahan suasana hati pada penderita nya dan lebih berbahaya. Pada Bipolar perubahan suasana hatinya selalu berubah satu waktu.

Kadang merasa sedih dan merasa cemas dalam satu waktu. dan kadang tiba tiba suasana hatinya kembali berubah menjadi bersemangat tiba tiba, sangat bahagia dan merasakan energi luar biasa dalam hidupnya. nah itulah dikatakan dengan Gangguan Bipolar


Bagaimana Perbedaan Depresi dan Gangguan Bipolar ?

Berikut Penjelasan untuk Perbedaan Depresi dan Bipolar

1. Gangguan Depresi

Depresi adalah suasana hati dimana merasakan sedih yang amat sangat dalam diikuti juga dengan perasaan putus asa. dimana jika terjadi seperti ini bisa pengaruhi kegiatannya tiap hari dan terhadap lingkungan di sekitar dia berada.

Awalnya hidup seperti biasa dan minat untuk lakukan kegiatan tiap harinya seperti olahraga rutin, bermain bola atau melakukan hobi bermain game, senang dengan kegiatannya lalu Tiba tiba suasana hati berubah dan tidak ada minat untuk melakukan kegiatannya lagi, itu semua dikarenakan sudah alami depresi dan merasakan putus asa dan bersedih dan tidak ada arah hidup seperti biasanya.

Ketika sudah muncul gejala depresi tersebut, lama kelamaan akan berdampak buruk pada dirinya. dan dengan jalannya waktu ke depannya akan alami gangguan seperti susah untuk tidur, tidak punya lagi nafsu makan seperti biasa dan akan merasakan konsetrasi menurun.

yang lebih berbahaya lagi ke depannya akan semakin fatal, karena pendertia depresi ketika berada pada keadaan terendah berjalannya waktu dia akan melakukan percobaan untuk bunuh diri dan akhiri hidupnya karena merasa sudah tidak berguna lagi ada di dunia.


2. Bipolar Disorder

Bipolar disorder adalah Gangguan kejiwaan dimana memiliki suasana hati dan dapat berubah dengan cepat. Pada episode depresi orang itu akan merasakan sedih dan putus asa, tapi ketika pada episode mania dia akan merasakan suasana semangat dan berenergi. Orang Dengan Bipolar seperti ini memiliki perasaan yang kadang muncul bersamaan atau secara bergantian.

Ketika berada pada episode mania, orang itu sangat bersemangat dan berenergik sampai tidunya pun akan kurang. pikiran nya akan terus berjalan dan mengalir cepat akibatnya bicaranya pun sangat lancar dan cepat.

orang dengan bipolar Perasaan nya menjadi impulsif dan ketika berbelanja dimanapun dia berada akan sangat berlebihan, dan berdandan pun akan terlihat beda dari orang normal.

jadi bipolar ada 2 fase yang terjadi dimana kadang ada episode manik dan depresif atau bahkan bisa terjadi bersamaan dan secara bergantian.

Dari penjelasan tersebut diatas dapat terlihat jelas perbedaan antara bipolar dengan depresi. semoga bisa mengerti dan memahami keduanya. 


Cara Menangani Depresi dan Bipolar bagaimana ?

Apa saja penanganan yang penting pada penderita depresi dan bipolar ? pertama yaitu dokter akan memberikan antidepresan untuk orang yang menderita depresi. sebelum pemberian obat dokter akan memberikan terapi kognitif atau pendekatan keluarga, dimana ini cukup baik untuk pendertia depresi

Ketika dokter memakai obat untuk terapi itu sudah ada gejala depresi berat dan pemberiannya bisa sampai beberapa minggu ke depan sampai terjadi perubahan suasana hati kembali seperti biasa, lakukan konsultsi dengan dokter ahli jiwa untuk penanganan lebih lanjut.

Selanjutnya untuk Bipolar disoder dokter akan memberikan stabilisasi obat untuk suasana perasaan pada penderitanya. untuk obatnya sebaiknya konsultasikan lebih lanjut dengan dokter ahli untuk dapat terapi yang maksimal agar suasana hati bipolar kembali nomal.


Itu perbedaan yang sangat khas yah dari depresi dan bipolar, semoga bisa mengerti dan paham ya dari kedua kelainan kejiwaan ini.

Baca juga = Mengenal Mental Health First Aid / Pertolongan Pertama Kesehatan Mental

Semoga bermanfaat buat anda

Terima kasih

Jika ada saran dan kritik dari kami, tersedia di kolom komentar di bawah

Dapatkan terus info terbaru kami yah di medisupdate.com


IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL

https://medisupdate.com/

By Medisupdate.com

Medical Doctor In Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Dapatkan Ilmunya dan jangan Lupa Share :)