Contoh Kasus Overdosis haloperidol

Disini Kami akan berikan Contoh Kasus Overdosis haloperidol Pada Pasien Psikotik di Rumah Sakit, Anamnesis lengkap dan cara menanganinya. berikut penjelasan lengkap nya

Pada kasus kali ini yaitu pasien yang alami gangguan psikotik minum obat haloperidol melebihi dosis sesuai anjuran dokter ahli kejiwaan, ketika itu terjadi seperti apa kondisi pasien nya ?

pertama kita harus tau apa itu Haloperidol ? ini adalah salah satu obat yang dipakai pada pasien psikotik, dimana mampu atasi beberapa gejala pasien skizofrenia. dimana kerja obat ini mampu kembalikan keseimbangan alami pada otak manusia.

Kinerja obat tersebut jadinya mampu membuat pikiran seseorang yang terkena bisa menjadi tenang dan pikiran menjadi jernih

dan bahkan mampu bekerja untuk atasi perilaku psikotik yang sanagat agresif dan tidak gugup saat bertemu dengan seseorang dan tidak ada di fikirannya untuk menyakiti dan mencederai orang di sekitar nya

Contoh Kasus Overdosis haloperidol

File ini sudah disusun oleh dr. hasan

Anda bisa akses file lengkap nya dibawah ini dan free buat anda yang belajar masalah kasus kejiwaan, karena laporan ini dibuat langsung oleh saya sendiri sebagai dokter yang pernah belajar di RS Jiwa

Contoh Kasus Overdosis haloperidol
/photos/obat-dosis/

Download file disini = Laporan Kasus Overdosis Haloperidol


Contoh Kasus Overdosis haloperidol

Berikut adalah Contoh Kasus Overdosis haloperidol saya jelaskan sampai terapi yang terbaik diberikan pada pasien ini di RS Khusus Gangguan Jiwa.

Pada laporan ini dibuat untuk anda para tenaga medis yang belajar di dunia kesehatan. semoga bisa digunakan sebaik baiknya buat pembelajaran anda tentang kasus kejiwaan.

Berikut lapoan kasus dari dr. muh. hasan

LAPORAN PSIKIATRI


Anamnesis

Contoh Kasus Overdosis haloperidol

Keluhan utama :

  • Overdosis haloperidol

Riwayat Gangguan Sekarang :

  • Keluhan dan gejala Pasien Masuk rumah sakit dengan minum obat berlebih, obat diminum langsung 4 biji, setelah minum obat tersebut pasien langsung tidak sadar. Kesadaran menurun, dengan cubitan mata hanya terbuka, dipanggil hanya mengucapkan kata-kata yang tidak jelas, dan tidak ada respon sama sekali dan hanya berbaring lemah saat dirangsang apapun.
  • Pasien kadang-kadang mengamuk dirumah kalau tidak diiukuti maunya dan melempar barang-barang yang ada disekitarnya. Dan terkadang marah ketika tidak diikuti maunya dan langsung memukuli istrinya dan anaknya. Pasien juga sulit tidur dan selalu gelisah kalau dirumah, terkadang bicara sendiri. Pasien sering mengkonsumsi Shabu-Shabu, terakhir dia konsumsi shabu-shabu hari jumat kemarin, dan kalau tidak pakai shabu-shabu biasa kepalanya sakit dan dia benturkan kepalanya ke tembok sampai berhenti.
  • Pernah dilarang oleh keluarga termasuk istrinya untuk tidak pakai shabu tapi tetap pakai. Pasien sering dibisiki oleh seseorang dan mendengar suara aneh-aneh dan langsung memukuli istrinya. Pasien juga curiga sama istrinya yang selalu selingkuh, padahal dari istrinya mengatakan tidak pernah seperti itu. Tapi pekerjaan tetap dilaksanakan dengan baik dan perawatan diri kurang

Permeriksaan Status Mental

Contoh Kasus Overdosis haloperidol

Penampilan

  • Pasien memiliki rambut pendek dan lurus, ekspresi wajah baik, badan kurus. Pasien memilliki Tatto di tangan dan kaki. Pasien kelihatan sesuai dengan umur cara berpakaian biasa. Pasien memakai baju coklat dan jelana jeans dan perawatan diri bagus, dan kulitnya putih. Gangguan dalam berjalan tidak ada,

Kesadaran

  • GCS 15, dengan kualitas berubah

Perilaku dan aktivitas psikomotor

  • Negativisme :Selama wawancara pasien tidak pernah menghadap ke pemeriksa, pasien sesekali nampak gelisah dan emosi saat wawancara.

Sikap terhadap pemeriksa

  • Bermusuhan

Keadaan Afektif

  • Mood              : inapropriate
  • Afek                : inapropriate
  • Keserasian       : Tidak serasi
  • Empati             : Tidak dapat dirabarasakan

Fungsi Intelektual (kognitif)

  • Taraf pendidikan   : pengetahuan umum baik

Orientasi :

  • Waktu             : Baik
  • Tempat            : Baik
  • Orang              : Baik

Daya ingat :

  • Jangka panjang            : Baik
  • Jangka sedang             : Baik
  • Jangka Pendek              : Baik
  • Jangka Segera             : Baik

Konsentrasi dan perhatian                        : baik

  • Pikiran Abstrak                                       : baik
  • Bakat Kreatif                                            : Bermain Bola
  • Kemampuan menolong diri sendiri    : baik

Gangguan Persepsi :

  • Halusinasi             : (+)
  • Halusinasi Auditorik : pasien selalu dibisiki oleh seseorang
  • Ilusi                      : Tidak ada
  • Depersonalisasi     : Tidak ada
  • Derealisasi            : Tidak ada

Pikiran

  • Bentuk Pikir          : non realistik

Arus pikiran          :

  • Produktivitas   : pikiran yang cepat
  • Kontinuitas     : kadang irrelevant
  • Isi pikiran
  • Preokupasi                   : (-)
  • Gangguan isi pikiran   :
  • Waham curiga : pasien selalu merasa curiga dengan istrinya, suaminya selalu merasa istrinya selalu selingkuh. Lalu istrinya dipukuli.
  • Pengendalian Impuls : terganggu (tidak dapat mengendalikan emosi)

Daya Nilai dan Tilikan

  • Norma sosial         : Terganggu
  • Uji daya nilai         : Terganggu
  • Penilaian realita    : Terganggu
  • Tilikan                   : Derajat 1 (penyangkalan penuh bahwa dirinya sakit)
  • Taraf Dapat Dipercaya: Dapat dipercaya

Download file Lengkap disini = Laporan Kasus Overdosis Haloperidol


Diskusi Kasus

Contoh Kasus Overdosis haloperidol

Dalam autoanamnesis, pasien memperlihatkan afek dan mood yang inappropriate, serta adanya halusinasi (halusinasi auditorik) dan gangguan isi fikir (waham curiga).

Berdasarkan autoanamnesis, alloanamnesis didapatkan gejala klinis yang bermakna yaitu minum obat berlebih, obat diminum langsung 4 biji,. Pasien sering mengkonsumsi Shabu-Shabu, sulit tidur

dan sering mendengar suara aneh-aneh dan langsung memukuli istrinya, curiga sama istrinya yang selalu selingkuh, padahal dari istrinya mengatakan  tidak pernah seperti itu “

Berawal dari gangguan atau reaksi terhadap  penggunaan zat psikoaktif yang berlangsung lama akhirnya semakin mengganggu pasien dan sampai menunjukkan gejala psikotik seperti mengamuk, gelisah dan sering bicara sendiri.

Pemilihan jenis obat antipsikotik mempertimbangkan gejala psikosis yang dominan, efek samping serta kemampuan keluarga pasien.Pada kasus ini rencana farmakoterapinya adalah Haloperidol dan clozaril dan Untuk penanganan ekstrapiramidal sindrom diberikan Triheksifenidil

Haloperidol merupakan Obat anti psikosis dengan potensi tinggi, memiliki afek sedasi rendah dan memberikan efek extrapiramidal yang besar. Haloperidol merupakan golongan Butirofenon,

haloperidol merupakan salah satu obat Skizoprenia, obat ini berguna untuk menenangkan keadaan mania pada penderita psikosis. Pada pasien ini diberikan dosis haloperidol 5mg 3 x ½

Triheksifenidil l adalah antikolinergik yang mempunyai efek sentral lebih kuat daripada perifer, sehingga banyak digunakan untuk terapi penyakit parkinson. Senyawa ini bekerja dengan menghambat pelepasan asetil kolin endogen dan eksogen.

Efek sentral terhadap susunan saraf pusat akan merangsang pada dosis rendah dan mendepresi pada dosis toksik. 4-6 mg / hari selamaa 4-6 minggu. Setelh itu dosis diturunkan secra perlahan – lahan yaitu 2 mg setiap minggu, untuk melihat apakah pasien telah mengembangkan suatu toleransi terhadap efek samping sindrom ekstrapiramidal.


Itu laporan Contoh Kasus Overdosis haloperidol dari dr. hasan

Sekian dan Terima kasih

Semoga bermanfaat yah buat anda para pelajar di dunia medis

Jika ada saran dan kritik dari kami, tersedia di kolom komentar di bawah

Penulis = dr. Muh. hasan

Medisupdate.com

IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL

https://medisupdate.com/

By Medisupdate.com

Medical Doctor In Indonesia

4 thoughts on “Contoh Kasus Overdosis haloperidol Pasien ganguan Psikotik di Rumah Sakit”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Dapatkan Ilmunya dan jangan Lupa Share :)