Laporan Kasus DM type 2

Berikut Contoh Laporan Kasus DM type 2 disertai TB Paru disusun oleh saya sendiri dr. Muh. Hasan. Diabetes mellitus tipe 2 merupakan salah satu factor risiko paling penting dalam terjadinya perburukan TB. Simak penjelasan lebih lengkapnya

Laporan Kasus ini di dapatkan di RS tempat dr. Hasan bekerja. kasus ini kami published buat para pelajar di kesehatan seluruh indonesia

Apa itu diabetes ? orang sering sebut penyakit gula. dimana pada penderita diabetes ini terjadi kondisi medis gula diatas nilai normal. meningkatnya gula dalam darah penderita biasanya akibat pengaruh pankreas yang alami kerusakan

sedangkan TB paru adalah suatu kondisi medis dimana terjadi infeksi bakteri tuberculosis yang menyerang paru paru manusia, akibat infeksi ini pasien akan alami batuk yang cukup lama, dan bahaya nya bisa menularkan ke orang lain tanpa anda sadari

Disini kita akan bahas kasus Diabetes disertai TB paru dimana para klinisi tahun 2000 an menemukan adanya keterkaitan keduanya antara diabates dan tb paru, meskipun sulit ditentukan apakah didahului oleh Tuberculosis paru ataupun diabetes. disini kita akan bahas

Laporan Kasus DM type 2

Dengan meningkatnya kasus TB paru pada pasien diabtes melitus type 2, ini terjadi di indonesia. banyak literatur menjelaskan Kasus TB paru naik akibat komplikasi dari Diabetes melitus .

Peningkatan kasus TB pada pasien DM type 2 juga terjadi di Indonesia. Cukup banyak pasien kasus DM type 2 yang mengalami TB dan hal tersebut meningkatkan morbiditas maupun mortalitas TB maupun DM.

Laporan Kasus DM type 2
id/photoscekDM/diabetes

Laporan Kasus DM type 2

Laporan Kasus DM type 2

Berikut saya lampirkan laporan kasus saya fulltext sudah saya masukkan ke dalam drive penyimpanan dan anda bisa akses dan download lengkap fulltext dan pelajari dengan baik tentang kasus DM type 2 disertai TB paru.

Akses Fulltext Laporan Kasus

Download klik = Laporan kasus DM type 2.(File)


LAPORAN KASUS

IDENTITAS PASIEN

  • Nama                                             : Dahlia
  • Umur                                             : 50 tahun
  • Jenis Kelamin                                : Perempuan
  • Alamat                                           : Bajeng
  • No. Medical Record                      : 32 – 88 – 33
  • Tanggal Pemeriksaan                 : 05 Juli 2013
  • Ruangan                                        : Perawatan 1 kelas 3D
  • Dokter Penanggung Jawab         : dr. Zakaria Mustari, Sp.PD
  • Ko-asisten                                      : Muh. Hasan, S.Ked

Laporan Kasus DM type 2

  • ANAMNESIS
  • Tipe Anamnesis                             : Autoanamnesis
  • Keluhan Utama                              : Demam 
  • Anamnesis Terpimpin                    : demam sudah dialami selama 2 minggu . batuk sudah dialami selama sebulan lebih. Batuknya berdahak, pernah pasien batuk dan berobat ke puskesmas tapi dokter puskesmas mengatakan hanya batuk biasa dan sudah diberikan obat batuk.., nyeri dada seperti tertusuk, nyeri ulu hati tidak mual dan  tidak muntah.  penglihatan agak kabur pada mata kiri dan kanan. Sering merasa kram pada kaki dan tangan
  • Riwayat Penyakit sebelumnya       :
    • Diabetes mellitus (-)
      • Hipertensi (-)
      • Asma (-)
  • STATUS PRESENT
  • Kesadaran composmentis / incomposmentis
  • Berat Badan           : Tidak Diukur
  • Tinggi Badan         : Tidak Diukur
  • IMT                       : Tidak Diukur
  • Tanda Vital          :
    • Tensi                      : 110 / 70
    • Nadi                       : 85 x / menit
    • Pernapasan          : 20 x / menit
    • Suhu                      : 39 0C
  • PEMERIKSAAN FISIS

Laporan Kasus DM type 2

KEPALALEHER
Anemis (-) Icterus  (-) Sianosis (-) Edema (-) Lidah : tidak kotorDVS   :  R-4 cm Pemeriksaan kelenjar (-) Pemeriksaan thyroid (-) Deviasi trachea (-)
THORAXJANTUNG
– Inspeksi : simetris kiri dan kanan
– Palpasi : – nyeri tekan (-)                   – Massa (-)                  
– Vocal Fremitus kiri = kanan – Perkusi :- sonor kanan dan kiri                  – Batas paru hepar ICS V/VI         – Batas paru belakang setinggi vertebra thoracal IX/X – Auskultasi :  -BP : vesicular                         – BT : Wh (-)                                    Rh (-)
– Inspeksi : ictus cordis tidak tampak – Palpasi : ictus cordis tidak teraba – Perkusi :       – batas jantung kanan linea parasternalis dextra       – batas jantung kiri linea midclavicular sinistra          sela iga 5/ 6
– Auskultasi : – BJ 1 Murni       
– BJ 2 murni        – bising (murmur) : (-)
ABDOMENEXTREMITAS
– Inspeksi : – datar, ikut gerak nafas – Palpasi : nyeri tekan (+)                   Massa = hepar (-)                                  Lien (-) – Perkusi : timpani (+)                   Ascites (-) – Auskultasi : peristaltic (-) – kanan =tdk bisa digerakkan (+)           – kiri = bisa digerakkan
– eflorosensi   – Kanan : (-)         – Kiri : (-)
– Tanda perdarahan : kanan(-)            – kiri (-)
Diagnosis Sementara : – DIABETES MELITUS – TB PARU 
Penatalaksanaan : – Infuse RL – Ranitidine Amp/ 12 jam/IV – PCT 3×500 mg – Ambroxol 3×1 – Metformin 2×1 – Glucodex 3×1Pemeriksaan Penunjang : – Darah rutin – Kimia darah – Foto thorax  
Medisupdate.com
  • HASIL PEMERIKSAAN

Laporan Kasus DM type 2

  1. Laboratorium
    1. Kimia darah : Tanggal  01 juli 2013
      1. Gula Darah Sewaktu          : 382 mg/dl (tinggil), Rujukan < 140
      1. Ureum darah                      : 22 mg/dl (normal), rujukan 0-50
      1. Kreatinin darah                  : 0,51 mg /dl (normal), rujukan <1,3
      1. SGOT                                : 24 U/I (normal), rujukan < 38
      1. SGPT                                 : 20 U/I (normal), rujukan <41
  • Darah Rutin :  Tanggal 05 juli 2013
    • HGB                      : 7,4   (rendah), normal = 11 / 17         g/dl
    • leukosit (WBC)      : 10,0 (normal), normal = 4/12           103 /µl
    • eritrosit (RBC)       : 2,64 (rendah), normal = 4/6                106 /µl
    • Platelet (PLT)         : 239  (normal), normal = 150/400       103 /µl
  • Radiologi
    • Foto Thorax : tanggal 9 juli 2013
      • TB paru duplex lama aktif
      • Atelektasis Paru kiri
  • HASIL FOLLOW UP

Laporan Kasus DM type 2

Tanggal / JamPerjalanan PenyakitInstruksi Dokter
5 Juli 2013MRS dengan demam 2 minggu. Sakit kepala (+), batuk (+) GDS : 382 D/ DM  Infuse RL Inj. Ranitidine / 12 jam PCT 3×500 mg Ambroxol 3×1 Metformin 2×1 Glucodex 3×1
6 juli 2013Demam (+), sakit kepala (+), batuk (+), sakit perut (+) TD : 130/90    GDS : 382  Infuse RL Inj. Ranitidine / 12 jam PCT 3×500 mg Ambroxol 3×1 Metformin 2×1 Glucodex 3×1
7 juli 2013        Demam (-), sakit kepala (+), batuk (+), nyeri dada (+), BAB lancar, BAK lancar. TD : 120/90       N : 74x/m P : –                      S : 36,10cRinger Laktat Inj. Ranitidine / 12 jam PCT 3×500 mg Ambroxol 3×1 Metformin 2×1 Glucodex 3×1
8 juli 2013          Demam (-), sakit kepala (+), batuk (+), nyeri dada (-), nyeri ulu hati (+), mual (-), muntah (-)  BAB lancar, BAK lancer, TD : 100/60      N : 96x/m P : –                     S : 37,40cRinger laktat Inj ranitidine /  12 jam Sotatik / 12 jam Sucralfat 1×1 Metformin 2×1 Rujukan : Darah Rutin , SGOT, SGPT, Ureum / Kreatinin
9 juli 2013Demam (-), sakit kepala (+), batuk (+), nyeri dada (+), nyeri ulu hati(+), mual (+), muntah (-)  BAB lancar, BAK lancar, TD :  110/60     N : 104x/m P : –                     S : 360c HGB        : 7,4   Ureum      : 22 mg/dl Kreatinin  : 0,51 mg /dl SGOT       : 24 U/I SGPT          : 20 U/INACl PRC 2 Ranitidine / 8 jam Sotatic / 8 jam
10 juli 2013Demam (+) flebitis (+), nyeri ulu hati (-), mual (+), muntah (-), pucat (+), sakit kepala (+) TD : 110/70    S : 38,40c P : 21x/m        N : 82xNaCl PCT 3×1 Ranitidine / 12 jam Apazol
11 juli 2013Demam (-), batuk (+), sesak (-), sakit kepala (-), nyeri ulu hati (-), mual (-), muntah (-), pucat (-) ANEMIS (+) TD : 110/70    S : 36,20c P : 24x/m        N : 62xGlucodex 1×1 Metformin 2×1
12 juli 2013Demam (+), batuk (+), pucat (+) sakit kepala (+), lemas (+) TD : 90/60   S : 36,80c P : 24x/m        N : 78xGlucodex 1×1 Metformin 2×1 Neurodex 1×1  
13 juli 2013batuk (+), sakit kepala (-), pucat (+), lemas (+), demam (-) Riwayat : DM TD : 100/70     S : 36,80c P : 22x/m         N : 80x Hasil FOTO THORAX : TB paru Duplex lama aktifNovomix 8-0-6 Rifampicin 450 1×1 Isoniazid 300 1×1 Etambutol 750 1×1 Pirazinamid 500 2×1  
14 juli 2013Batuk (+), sakit kepala(-), demam (-),Novomix 18-0-16 RHEZ
15 juli 2013PulangRifampicin 450 1×1 Isoniazid 300 1×1 Etambutol 750 1×1 Pirazinamid 500 2×1

Resume

Laporan Kasus DM type 2

Seorang perempuan masuk rumah sakit dengan keluhan demam sudah dialami selama 2 minggu . batuk sudah dialami selama sebulan lebih. Batuknya berdahak, pernah pasien batuk dan berobat ke puskesmas

tapi dokter puskesmas mengatakan hanya batuk biasa dan sudah diberikan obat batuk.., nyeri dada seperti tertusuk, nyeri ulu hati tidak mual dan  tidak muntah. 

penglihatan agak kabur pada mata kiri dan kanan. Sering merasa kram pada kaki dan tangan. Pada pemeriksaan fisik didapatkan Tensi : 110/ 70 mmHg, Nadi: 85 x / menit, Pernapasan      : 20 x / menit, Suhu : 39 0C. pada pemeriksaan mata tidak tampak anemis ataupun ikterus.

Pada pemeriksaan mulut sulit dinilai karena pasien sulit mengeluarkan lidahnya. Pada pemeriksaan leher DVS -4. Pada pemeriksaan kelenjar getah bening dan kelenjar gondok tidak ada pembesaran.

 Laporan Kasus DM type 2

Pada pemeriksaan thorax simetris kiri dan kanan, tidaik ada nyeri tekan atau massa, vocal fremitus kiri sam dengan kanan, perkusi sonor kiri dan kanan, batas paru hepar ICS 6 auskultasi vesicular.

Laporan Kasus DM type 2

Pada pemeriksaan jantung ictus cordis tidak Nampak dan tidak teraba, batas jantung kanan parasternalis dextra, batas jantung kiri linea midclavicularis sinistra sela iga 5/6. BJ 1 dan BJ 2 murni regular dan tidak ada bising.

Pada pemeriksaan abdomen inspeksi tampak datar, pada palpasi lien dan hepar tidak teraba, tidak ada massa dan nyeri tekan, perkusi tympani, auskultasi peristaltic normal. Tidak tampak edema extremitas,

pada pemeriksaan kulit tidak tampak kelainan tapi pada pemeriksaan anggota gerak pada kaki kanan dan tangan kanan tidak bisa digerakkan. 

Pada pemeriksaan Laboratorium  kimia darah : Gula Darah Sewaktu :382mg/dl,Ureum darah : 22 mg/dl , Kreatinin darah: 0,51 mg /dl , SGOT       : 24 U/I , SGPT: 20 U/I.  

pada pemeriksaan Darah Rutin :HGB: 7,4 leukosit (WBC): 10,0 103 /µl, eritrosit (RBC)    : 2,64 106 /µl, Platelet (PLT): 239 pada Foto Thorax didapatkan : TB paru duplex lama aktif


Akses Fulltext Laporan Kasus

Download Klik = Laporan kasus DM type 2.(File)


Demikian Laporan Kasus DM type 2 ini dibuat

Sekian dan Terima kasih

Semoga bermanfaat yah buat anda para pelajar di kesehatan

Jika ada saran dan kritik dari kami, tersedia di kolom komentar di bawah

Medisupdate.com


IKUTI KAMI DI MEDIA SOSIAL


By Medisupdate.com

Medical Doctor In Indonesia

10 thoughts on “Contoh Laporan Kasus DM type 2 disertai TB Paru”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error

Dapatkan Ilmunya dan jangan Lupa Share :)